Diposkan pada Uncategorized

Pengalaman ketika liburan di lawele

Assalamualaikum wr. wb

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya selama liburan sekolah di lawele, atau di pulau buton.

Dimulai dari yang menyenangkan, selama liburan, alhamdulillah saya diajak menonton film Elio di bioskop lippo plaza bau bau, tapi sayang arkan tidak bisa ikut karena dia ada acara. Keesokan harinya, saya diajak ke pantai nirwana.

Kami di sana menyewa pelampung dan perahu yang totalnya 50 ribu. Kami berenang terus sampai pulang jam setengah 6.

Saya di bau bau sekitar 5 hari, karena 3 harinya terhalang oleh hujan. Tapi alhamdulillah, selama 3 harinya, mami saya masih baik baiknya karena membolehkan saya mendownload game.

Tiba waktunya kami pulang, selama dirumah nenek, lambat laun saya mulai merasa bosan, bukan karena tidak bisa jalan jalan. Tapi karena saya sudah tidak dibolehkan bermain hp, laptop, maupun main diluar, bahkan sampai membaca buku pun tidak bisa.

Disini lah kisah buruknya dimulai, selain bosan, ketika saya teledor sedikit saja melewatkan pekerjaan karena melamun. Akibatnya ya begitu deh, kalau tidak dimarahi ya dipukul sampai trauma baru berhenti.

Jadi begitu deh, pengalaman liburan ini. Mohon maaf sedikit, karena ini aslinya rahasia sih.

Sampai ketemu di tulisan saya selanjutnya ya!

Wassalamu’alaikum wr. wb

Diposkan pada Uncategorized

Pengalaman Tinggal Di Desa Lawele, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara

Assalamualaikum Wr. Wb.

Setelah lama saya tidak menulis lagi, baru sekarang saya menulis lagi karena keterbatasan internet dengan waktu.

Saya sudah tinggal disini sejak 11 Januari 2025, saya ikut mami saya pulang kesini karena ada masalah keluarga saat itu. Kalau begitu, saya akan menceritakan pengalaman saya dari packing untuk bersiap siap pindah sampai bisa beradaptasi dengan orang orang dan lingkungan disini.

Kisah dimulai dari akhir Desember 2024, mami saya sudah membulatkan tekad untuk pulang. Saya pun tentu ikut mami saya, maka mami saya pun mulai mempacking barang barang kami.

Mami saya mulai menjual barang barang yang besar, dan mencari jasa kargo untuk ke kota Bau Bau. Alhamdullilah, beberapa barang barang kami laku terjual, uangnya digunakan untuk biaya pindah. Namun, ada beberapa yang belum laku meski harganya sudah diturunkan menjadi sangat murah.

Sambil menunggu pembeli, alhamdullilah mami saya sudah menemukan jasa kargo. Kami pun mulai mengemas barang barang yang diperlukan ke dalam kardus. Bahkan, kami rela tidur jam 2 pagi hanya karena mengemasi barang barang. Kami baru selesai mengemas tepat sehari sebelum malam tahun baru.

Setelah merayakan tahun baru dari rumah, kami pun mulai mengirim barang barangnya duluan, termasuk motornya mami saya, baru mami saya memesan tiket kapal. Tanggal 9 Januari 2025, saya pun mulai meninggalkan kota kelahiran saya, kota Surabaya. Saya pun mulai pamit ke teman teman saya, terutama sahabat saya. Kami mulai berangkat dari rumah jam 8 malam, kami sampai di pelabuhan jam 9, kami baru juga turun para portir sudah ribur duluan.

Kami waktu itu sangat pusing, mereka menawarkan harga dengan harga sangat tinggi, mana waktu berangkatnya ditunda sampai jam 1 malam. Tiba waktunya, kami langsung menyuruh portir dengan harga setengah dari yang ditawarkan.

Kami menaiki kapal KM. Nggapulu. Kapal baru berangkat pada jam 4 pagi, singkat cerita, kami sampai di kota Bau Bau pada tanggal 11 januari. Kami sampai disana jam 4 pagi juga. Kami langsung dijemput bibi saya.

Kami berisitrahat sebentar di rumah bibi saya. Baru kami melanjutkan perjalanan dengan membawa ayam yang memberontak di dalam kardus yang saya pegang. Singkat cerita, kami sampai setelah 3 jam, atau jaraknya sama seperti Surabaya – Malang.

Kami pun langsung tepar alias tertidur di rumah nenek saya. Keesokan harinya, kami mulai mengemas barang barang yang kami bawa kemarin. Tanggal 13 januari, itu adalah hari pertama saya masuk di sekolah sini. Waktu itu, saya masih bingung dengan logat kata orang orang sini.

Logatnya mereka waktu itu masih terlalu cepat untuk orang orang keturunan jawa seperti saya. Saya pun dimasukkan ke kelas 8A, seperti waktu saya di jawa. Singkat cerita, saya pun pulang dengan perasaan lumayan gembira dengan bingung.

Setelah 1 minggu, saya mulai mengerti sedikit logatnya mereka. Saya pun juga sudah mulai aktif berteman dengan mereka. Saya pun baru bisa beradaptasi setelah 2 bulan kemudian. Saya sudah dibolehkan membawa motor karena mami saya tidak mau kerepotan antar jemput saya, yang penting saya tidak boleh ngebut dan bikin masalah. Dan saya waktu itu ikut Maulid nabi juga, dimana para warga membawa kue dan endingnya, meski saya dengan adik saya bertengkar, dan adik saya tertidur, kami mendapat banyak kue dan jajanan baik yang digantung pohon atau pun yang dipiring.

Itu pohon pisang masih kecil sampai jadi bubur karena diinjak sama dipatah patahin anak anak. Dan kami mendapat lumayan banyak, sekitar 1 piring besar.

Saat masuk bulan suci Ramadhan, saya baru mengenal sistem pembagian takjil di masjid sini, ternyata semua warga wajib menyerahkan takjil baik dalam bentuk makanan atau pun uang. Saya pun melihat jadwalnya, dan ternyata nenek saya mendapat giliran tepat 2 hari sebelum lebaran.

Di malam ramadhan pertama, atau tarawih pertama. Para anak anak masih bingung kapan dimulainya karena belum ditemukannya hilal. Dan ternyata yang hafal doa doanya tarawih hanya 1 orang saja, yaitu kakek kakek. Alhamdullilah sholat tarawih dimulai meski imamnya tergesa gesa karena juga sudah larut malam.

Setelah selesai, kami pun lansung sikat gigi dan tidur karena besoknya harus bangun sahur. Singkat cerita, tidak terasa Ramadhan tinggal sekitar 2 minggu lagi. Mami saya mulai sibuk membuat kue lebaran karena disini membuat kue lebaran itu harus alias wajib(katanya).

Mami saya membuat beberapa macam kue, ada choco chips biasa, choco chips almond yang isinya asal yaitu kismis, coklat,sereal, dan susu bubuk, kue semprit, kue besar atau keik, dan kue bawang. Di hari pertama membuat kue, mami saya baru selesai membuat choco chips biasa dan choco chips almond.

Di hari ke 2, Mami saya membuat kue semprit, ya bentuknya biasa saja sih, alias berantakan. Di hari ke 3, mami saya membuat 2 kue besar atau keik. Waktu di incip rasanya lumayan lah, karena ini baru pertama kali mami saya membuat kue bolu yang kenyal.

Dihari ke 4, mami saya membuat kue bawang yang asli renyah, dan cara buatnya gampang banget. Baru dilanjutkan membuat kue besar atau keik yang ke 3, tapi memakai minyak. Dihari ke 5, mami saya membuat kue besar atau keik yang terakhir karena butuh tambahan karena kue besar atau keik yang pertama dan ke 2 sudah habis duluan.

Tiba di hari lebaran, kami pun berangkat untuk sholat idul fitri. Dan tak disangka ternyata ibu saya dengan nenek saya jatuh lagi di bagian tanjakannya masjid. Sebelumnya, ibu saya memang pernah jatuh dengan nenek saya dan adik saya. Alhamdullilah, mami saya masih diberi keselamatan meski kondisinya cukup parah.

Setelah sholat idul fitri, kami pun langsung bergegas pergi ke rumah sepupu saya yang berada di Bau bau, supaya tidak menerima tamu juga sih. Dan waktu itu saya menaiki motor sendiri, karena memang tidak cukup motornya kami.

Singkat cerita kami sampai dengan selamat, walau hampir kecelakaan karena ibu ibu yang menyebrang tanpa melihat lihat terlebih dahulu saat hendak menyebrang. Setelah sampai, kami pun langsung beristirahat sambil melihat lihat rumah barunya sepupu saya.

Keesokan harinya, kami dengan sepupu saya balik lagi ke Lawele. Dan sialnya, saya terjatuh saat di tikungan tajam, karena panik keluar jalur, mana licin pula waktu itu. Alhasil, saya langsung kena ceramah alias omelan baik dari mami saya ataupun bibi saya.

Setelah mendapat omelan, saya pun mulai berkemas barang barang. Dan bersiap siap untuk tidur.

Baiklah, sampai disini dulu ya teman teman, nanti saya kasih lanjutannya lagi.

Jangan lupa baca tulisan saya selanjutnya ya!

Waassalamualaikum wr. wb.

Diposkan pada Darrell, jalan-jalan, Sekolah

LDKS Tahun 2024 – 2025 Di Pondok Claket Indah

Assalamualaikum WR. WB. teman teman

Kemarin pada tanggal 23 – 24 bulan Agustus kemarin, sekolah saya mengadakan LDKS(Latihan Kepemimpinan Dasar Siswa).

Sebagai siswa saya juga tidak mau ketinggalan untuk mengikuti LDKS yang di selenggarakan oleh sekolah saya meski tahun lalu saya mengikutinya juga. Berhubung kegiatan ini menginap dan wajib untuk kelas 7 dan kelas 8.

Lanjutkan membaca “LDKS Tahun 2024 – 2025 Di Pondok Claket Indah”
Diposkan pada Buku, jalan-jalan

Review Buku Buku Gramedia Buka Gudang

Assalamualaikum wr. wb. teman teman.

Setelah hari raya Idul Fitri 2024, alhamdullilah saya mendapatkan THR dari bude bude saya senilai Rp 450.000. Dengan uang tersebut saya menggunakannya untuk membeli buku yang kebetulan saat itu di Gramedia TP(Tunjungan Plaza) sedang ada diskon buka gudang, meski buku bukunya memang ada yang sudah lama, tapi kualitasnya tetap terjamin.

Lanjutkan membaca “Review Buku Buku Gramedia Buka Gudang”
Diposkan pada jalan-jalan

Perjalanan Ikut Jalan Sehat Atau Fun Walk

Assalamualaikum wr.wb

Pada hari minggu tanggal 7 juni kemarin, saya bangun lebih pagi dari biasanya, saya bangun jam setengah 5 pagi karena pada hari ini akan ada jalan sehat atau fun walk yang diadakan oleh JCC(Java Coffee Culture).Dengan titik start di kota tua Surabaya sampai ke titik akhir di jalan Tunjungan Surabaya dan dimulai pada pukul 05.30 WIB.

Lanjutkan membaca “Perjalanan Ikut Jalan Sehat Atau Fun Walk”