Diposkan pada Darrell, jalan-jalan, Sekolah

LDKS Tahun 2024 – 2025 Di Pondok Claket Indah

Assalamualaikum WR. WB. teman teman

Kemarin pada tanggal 23 – 24 bulan Agustus kemarin, sekolah saya mengadakan LDKS(Latihan Kepemimpinan Dasar Siswa).

Sebagai siswa saya juga tidak mau ketinggalan untuk mengikuti LDKS yang di selenggarakan oleh sekolah saya meski tahun lalu saya mengikutinya juga. Berhubung kegiatan ini menginap dan wajib untuk kelas 7 dan kelas 8.

Tempat LDKS tahun ini sama di tempat yang kemarin, yaitu di Pondok Claket Indah yang berada di pacet sana.

Saya berangkat pada hari rabu tanggal 23 Agustus, tapi saya berangkat tidak seperti saat saya masih SD dulu yang menggunakan bis, melainkan truk marinir milik TNI Angkatan Laut.

Baca juga: Pengalaman Rihlah jenjang 6 angkatan 14 SDI RAUDLATUL JANNAH

Saya dan seluruh murid SMP di sekolah saya berangkat pada pukul 06.30 WIB. Tapi kelas saya sedikit terlambat karena masih harus menunggu 1 siswa yang akhirnya ternyata dia tidak ikut, haduh……

Rute yang kami lewat tidak jauh berbeda dengan yang saya lewati saat masih SD. Yaitu melewati jalan alternatif alias tidak melewati jalan tol. Seperti tahun lalu, kami melewati melewati krian, mojokerto, trawas dan pacet.

Aslinya saya menduga tidak ada yang spesial dari perjalanan kami karena rutenya yang sama seperti tahun lalu, tapi ternyata saya salah, medan yang kami lewati beda dari tahun lalu.

Ternyata medannya berkelok kelok, yang membuat saya panik bukan karena mual ataupun sakit kepala, tapi karena saya terkena gerakan Follow Through yang menyebabkan saya terpental kesana kesini karena saya kurus dan saya duduk di kursi bagian tengah, mana saya pakai baju putih pula, takut diomelin mami saya.

Setelah sekitar 3 jam 30 menit perjalanan, akhirnya kami sampai di Pondok Claket Indah sekitar pukul 10.00 WIB. Saya pun bergegas turun dari truk karena sudah merasa sumuk, setelah turun dari truk, teman saya yang duduk persis di sebelah saya bertanya “Rel, bajumu kok kotor?”, saya pun langsung mencubit sambil berkata “Lah, kamu kok yang dari tadi dorong dorong aku biar jatuh!”, HUH!!!!!!!!!

Setelah sampai, tak lama kemudian kami langsung gladi bersih terlebih dahulu, baru kemudian upacara pembukaan LDKS dimulai.

Tak lama setelah upacara, kami pun bergegas ke kamar yang telah dibagi oleh para panitia LDKS. Saya bergegas berkemas kemas sebentar baru kemudian beristirahat sebentar, setelah istirahat, kami digiring untuk sholat berjamaah di aula, karena kegiatan yang akan kami lakukan cukup banyak, maka kami menjamak Qasar sholat Dhuhur dan sholat Ashar.

Setelah sholat berjamaah, kami langsung makan siang karena perut sedang kosong dan kondisi sedang lapar. Tapi menurut kami, saat makan itu ribet karena aturannya yang cukup sulit menurut kami. Yaitu: Makan tidak boleh diangkat piringnya, kepalanya tidak boleh didekatkan ke sendok, dan…. karena kami memakai kertas minyak untuk makan, maka piring tidak boleh kotor sama sekali.

Setelah makan, kegiatan kami selanjutnya adalah outbound, oh ya, di LDKS akan diberlakukan sistem kelompok untuk melakukan semua kegiatan LDKS hingga malam hari.

Kelompok kami hanya menang di estafet karet, estafet bola pingpong, dan bola perkenalan. Setelah outbound, kami pun dipersilakan oleh panitia untuk mandi dan berganti baju.

Setelah mandi dan berganti baju, kami menuju aula untuk kembali sholat berjamaah, seperti sholat Dhuhur dan Ashar. Kami menjamak sholat Maghrib dan sholat Isya, tapi kami tidak bisa mengQasar sholat maghrib karena jumlah rakaatnya.

Setelah sholat, kami langsung menuju ke tempat makan karena sudah masuk waktunya makan malam lagi. Namun berhubung lauknya adalah Soto, kami menjadi semangat sedikit.

Setelah makan malam, kami menuju aula kembali untuk menyimak materi tentang konflik, sampai saat di sesi tanya jawab, saya sedikit terlambat karena sudah ada peserta lain yang sudah menyusun kata kata terlebih dahulu dan mendapatkan uang 50.000Rp!!!!

Setelah menelan kekecewaan dan menyimak materi, kami langsung menuju lapangan dimana tempat kami upacara tadi siang untuk mengadakan pentas seni. Namun, semenjak saya masuk SMP, rasanya saya tidak pernah mendapat kelompok yang benar benar serius untuk di bagian pentas seni. Oh ya, panitia juga menyalakan api unggun agar tidak terlalu gelap dan tidak terlalu dingin.

Alhasil, ternyata para anak perempuan di kelompok saya sudah menyiapkan tarian yang akan mereka tampilkan, namun tidak mereka beritahu kepada anak laki sehingga anak laki hanya pasrah, yaitu hanya ikut nari seperti yang dicontohkan anak perempuan.

Setelah pentas seni yang sangat memalukan, akhirnya masuk juga kegiatan yang saya tunggu tunggu, yaitu jelajah malam. Tapi yang paling tidak enak yaitu saat menunggu giliran, karena anak anak yang menunggu sangat ramai, guru pengawas pun tidak tahan sehingga membocorkan kejadian yang pernah terjadi di Pondok Claket Indah.

Memang tidak diceritakan jalan ceritanya seperti apa, tapi saya langsung teringat tentang cerita temannya om teman saya, saya pun juga langsung teringat review orang lain tentang Pondok Claket Indah di ulasan google map.

Oke oke, daripada merinding kita kembali ke inti pengalaman saya aja ya..

Setelah tiba giliran kelompok saya, kami pun langsung diberi 6 korek batang dan 2lilin. Rute jelajah malamnya lebih pendek dari pada tahun lalu. Tapi tetap ada pos dengan pertanyaan sendiri sendiri.

Singkat cerita, setelah jelajah malam, kami pun berkumpul ke lapangan dahulu sambil menghangatkan diri di api unggun. Setelah itu kami tidur.

Keesokan harinya, kami bangun jam setengah 4 dan sholat Shubuh, setelah sholat, kami senam kemudian sarapan, setelah itu kami mendapat free time selama 1 setengah jam, baru upacara penutupan dan pulang.

Mungkin itu dulu cerita pengalaman saya kali ini teman teman, tunggu tulisan saya yang lain ya!!!!!!!

Surabaya, 22 September 2024

Note:

Ditulis di Surabaya

Pengalaman di Pacet

avatar Tidak diketahui

Penulis:

Hai, nama saya Darrell,saya sekolah sd,Hobi saya main sepak bola dan jalan - jalan

Tinggalkan komentar